Siapkan layout dan buat menjadi STL (Cek link ini di pos sebelumnya)
Buka Chitubox dan buka file STL. Pastikan ukuran sudah tepat. Biasakan membuat batas PCB agar mudah untuk scaling. Jika sudah pas ukurannya, lanjutkan dengan membuka halaman machine setting.
Saat di halaman machine setting, ubah Bottom exposure time menjadi 8-12 s untuk monochrome, 20-30 s untuk RGB. Jika kurang, maka bisa jadi photoresist tidak mengeras. Jika berlebihan, ukuran jalur bisa jadi melebar. Silakan coba-coba, karena tiap printer bisa jadi beda.

Slice dan save untuk menyimpan file

Selanjutnya, copy ke Flash untuk dicetak di printer 3D. Sebelum mencetak, ambil semua base/bantalan dan tempat resin. Setelah itu, pilih file dan cetak.
Pastikan PCB sudah dipasangi photoresist dan taruh PCB di printer. Tambahkan pemberat semisal buku untuk menempelkan PCB ke layar tanpa celah.


Note saat etching:
1. JAngan terlalu agresif, berikan 1:1:3 HCl;H2O2; Air
2. Tambahkan surfactan 1 tetes per 100ml untuk mencegah gelembung nempel di PCB
3. Posisikan PCB Vertikal dan lakukan agregasi (digoyang)
4. Pastikan PCB benar-benar bersih tanpa minyak. Gosok, bersihkan dengan sabun, lap dengan IPA.
5. Tekan PR dengan roler dan biarkan kering 15 menit. Gunakan laminator agar jalur kecil benar-benar menempel dengan kuat. Suhu jangan lebih dari 80 °C.
