Belajar Fi’il

Kata Dasar كَتَبَ (Menulis) – Fiil Madhi (Lampau)

IdEnKetTambahan hurufPerubahan Akhir hurufKata dasarSubyekFa’il + Fi’ilLiterasi
SayaILaki-laki/Perempuanتُبْكَتَبَأناأنا كَتَبْتُana katabtu
KitaWeLk/Prنَابْكَتَبَنحننحن كَتَبْنَاnaḥnu katabnā
Kamu (Laki-laki)YouLaki-lakiتَبْكَتَبَأنتأنت كَتَبْتَanta katabta
Kamu (Perempuan)YouPerempuanتِبْكَتَبَأنتأنت كَتَبْتِanti katabti
Kalian 2 Laki-lakiYou2 Laki-lakiتُمَابْكَتَبَأنتماأنتما كَتَبْتُمَاantumā katabtumā
Kalian 2 PerempuanYou2 Perempuanتُمَابْكَتَبَأنتماأنتما كَتَبْتُمَاantumā katabtumā
Kalian 1 Lk + 1 PrYou1 Lk + 1 Prتُمَابْكَتَبَأنتماأنتما كَتَبْتُمَاantumā katabtumā
Dia (Laki-laki)HeLaki-lakiبَكَتَبَهوهو كَتَبَhuwa kataba
Dia (Perempuan)ShePerempuanتْبَكَتَبَهيهي كَتَبَتْhiya katabat
Mereka 2 Laki-lakiThey2 Laki-lakiابَكَتَبَهماهما كَتَبَاhumā katabā
Mereka 2 PerempuanThey2 Perempuanتَابَكَتَبَهماهما كَتَبَتَاhumā katabatā
Mereka 3+ Laki-lakiThey3+ Laki-lakiوابُكَتَبَهمهم كَتَبُواhum katabū
Mereka 3+ PerempuanThey3+ Perempuanنَبْكَتَبَهنهن كَتَبْنَhunna katabna
Mereka CampuranTheyCampuranوابُكَتَبَهمهم كَتَبُواhum katabū

Penjelasan Perubahan Harokat pada Kolom “Akhir Huruf”:

  1. Bentuk Mufrad (tunggal):
    • Fi’il كَتَبَ pada bentuk tunggal tetap memiliki harokat fathah (َ) pada huruf terakhir (بَ) untuk dhamir laki-laki tunggal (هو) dan perempuan tunggal (هي).
  2. Bentuk Jama’ (jamak):
    • Pada bentuk dhamir plural laki-laki (هم) terdapat harokat dhammah (ُ) pada huruf terakhir (بُ), sedangkan untuk jama’ perempuan (هنّ) berubah menjadi sukun (ْ) pada huruf terakhir (بْ).
  3. Bentuk Muannats (perempuan):
    • Dalam dhamir أنتِ dan dhamir dual perempuan (أنتما serta هما), harokat akhir berubah menjadi sukun (ْ), sesuai pola fi’il madhi.
  4. Bentuk Mutakallim (orang pertama):
    • Pada bentuk fi’il أنا dan نحن, huruf terakhir memiliki sukun (ْ) karena terpengaruh tambahan akhiran dhamir seperti تُ dan نا.

Kata Dasar كَتَبَ (Menulis) – Kata dasar Fi’il Mudhari: كْتُبُ (Sedang / Akan Menulis)

IdEnKetAkhir KataPreFi’ilSubyek Literasi
SayaILaki-laki/Perempuanبُكْتُبُأَأَكْتُبُأنا anā aktubu
KitaWeLk/Prبُكْتُبُنَنَكْتُبُنحن nahnu naktubu
Kamu (Laki-laki)YouLaki-lakiبُكْتُبُتَتَكْتُبُأنت anta taktubu
Kamu (Perempuan)YouPerempuanبِينَكْتُبُتَتَكْتُبِينَأنت anti taktubīna
Kamu 2 Laki-lakiYou2 Laki-lakiبَانِكْتُبُتَتَكْتُبَانِأنتما antumā taktubāni
Kamu 2 PerempuanYou2 Perempuanبَانِكْتُبُتَتَكْتُبَانِأنتما antumā taktubāni
Kamu 1 Lk + 1 PrYou1 Lk + 1 Prبَانِكْتُبُتَتَكْتُبَانِأنتما antumā taktubāni
Dia (Laki-laki)HeLaki-lakiبُكْتُبُيَيَكْتُبُهو huwa yaktubu
Dia (Perempuan)ShePerempuanبُكْتُبُتَتَكْتُبُهي hiya taktubu
Mereka 2 Laki-lakiThey2 Laki-lakiبَانِكْتُبُيَيَكْتُبَانِهما humā yaktubāni
Mereka 2 PerempuanThey2 Perempuanبَانِكْتُبُتَتَكْتُبَانِهما humā taktubāni
Mereka 3+ Laki-lakiThey3+ Laki-lakiبُونَكْتُبُيَيَكْتُبُونَهم hum yaktubūna
Mereka 3+ PerempuanThey3+ Perempuanبْنَكْتُبُيَيَكْتُبْنَهن hunna yaktubna
Mereka CampuranTheyCampuranبُونَكْتُبُيَيَكْتُبُونَهم hum yaktubūna

Penjelasan Struktur Fi’il Mudhari:

  1. Fi’il Mudhari digunakan untuk menunjukkan perbuatan yang sedang berlangsung atau akan dilakukan.
  2. Pola fi’il mudhari diawali dengan huruf mudhari’ (أ, ن, ت, ي), kemudian pola kata kerja dasar ditambahkan akhiran sesuai dhamir.
  3. Akhir Huruf:
    • Dhammah (ُ) untuk bentuk tunggal (contoh: أَكْتُبُ).
    • Kasrah (ِينَ) untuk bentuk tunggal perempuan.
    • Alif + Nun (بَانِ) untuk bentuk dual (contoh: تَكْتُبَانِ).
    • Wawu + Nun (بُونَ) untuk bentuk jama’ laki-laki.
    • Nun sukun (بْنَ) untuk bentuk jama’ perempuan.

Contoh Penggunaan:

  1. أَكْتُبُ (Saya menulis) → Untuk saya (laki-laki/perempuan).
  2. تَكْتُبِينَ (Kamu menulis) → Untuk satu perempuan.
  3. يَكْتُبُونَ (Mereka menulis) → Untuk banyak laki-laki.
  4. نَكْتُبُ (Kami menulis) → Untuk kita bersama.


Kata Dasar كَتَبَ (Menulis) – Kata dasar Fi’il ‘Amr: اُكْتُ (Tulislah!)

IdEnKetAkhiranAkhir HurufFi’il Literasi
Kamu (Laki-laki)YouLaki-lakiبْاُكْتُبْ uktub
Kamu (Perempuan)YouPerempuanيبِياُكْتُبِي uktubī
Kamu 2 Laki-lakiYou2 Laki-lakiابَااُكْتُبَا uktubā
Kamu 2 PerempuanYou2 Perempuanابَااُكْتُبَا uktubā
Kamu 1 Lk + 1 PrYou1 Lk + 1 Prابَااُكْتُبَا uktubā
Kalian (Laki-laki)You3+ Laki-lakiوابُوااُكْتُبُوا uktubū
Kalian (Perempuan)You3+ Perempuanنَبْنَاُكْتُبْنَ uktubna

Penjelasan Struktur Fi’il Amr:

  1. Fi’il Amr digunakan untuk memberikan perintah atau instruksi.
  2. Pola fi’il amr dimulai dari bentuk asal mudhari’ (present tense), kemudian dibuang huruf mudhari’ (أ, ت, ي, ن) di awal dan menambahkan harokat perintah seperti dhammah (ُ) pada awal kata, tergantung pada dhamir.
  3. Perubahan Akhir Huruf:
    • Sukun (ْ) pada dhamir tunggal laki-laki (contoh: اُكْتُبْ).
    • Kasrah + Ya (بِي) pada dhamir tunggal perempuan.
    • Alif (بَا) untuk dhamir ganda (dual).
    • Wawu (بُوا) untuk dhamir plural laki-laki.
    • Nun sukun (بْنَ) untuk dhamir plural perempuan.

Contoh Penggunaan:

  1. اُكْتُبْ (Tulis!) → Perintah untuk satu orang laki-laki.
  2. اُكْتُبِي (Tulis!) → Perintah untuk satu orang perempuan.
  3. اُكْتُبُوا (Tulis!) → Perintah untuk banyak orang laki-laki.
  4. اُكْتُبْنَ (Tulis!) → Perintah untuk banyak orang perempuan.

Fi’il pelaku (lazim) dan fi’il objek (muta’addi) menggunakan kata dasar دَخَلَ (masuk):


1. Fi’il Pelaku (Fi’il Lazim)

Kata dasar دَخَلَ (masuk) termasuk fi’il lazim dalam penggunaan dasarnya, karena hanya memerlukan pelaku (fa’il) tanpa memerlukan objek untuk melengkapi maknanya.

Contoh Penggunaan Fi’il Lazim:

  • دَخَلَ الطَّالِبُ. (Siswa itu masuk.)
    • Fi’il: دَخَلَ (masuk)
    • Pelaku (Fa’il): الطَّالِبُ (siswa)

2. Fi’il Objek (Fi’il Muta’addi)

Meskipun kata dasar دَخَلَ secara alami lazim, dalam konteks tertentu bisa menjadi muta’addi, yaitu ketika melibatkan objek (maf’ul bih) untuk menunjukkan ke mana seseorang masuk. Dengan demikian, objek dalam konteks ini sering berupa tempat atau tujuan masuknya.

Contoh Penggunaan Fi’il Muta’addi:

  • دَخَلَ الطَّالِبُ الفَصْلَ. (Siswa itu masuk ke kelas.)
    • Fi’il: دَخَلَ (masuk)
    • Pelaku (Fa’il): الطَّالِبُ (siswa)
    • Objek (Maf’ul Bih): الفَصْلَ (kelas)

Tabel Fi’il Lazim dan Muta’addi untuk Kata Dasar دَخَلَ (Lampau)

KategoriFi’ilPelaku (Fa’il)Objek (Maf’ul Bih)Contoh KalimatLiterasi
Fi’il Lazimدَخَلَالطَّالِبُدَخَلَ الطَّالِبُDakhala aṭ-ṭālibu (Siswa masuk)
Fi’il Muta’addiدَخَلَالطَّالِبُالفَصْلَدَخَلَ الطَّالِبُ الفَصْلَDakhala aṭ-ṭālibu al-faṣla

Ciri-Ciri Kata Dasar Masuk (دَخَلَ):

Sebagai Fi’il Lazim:

  • Tidak membutuhkan objek.
  • Contoh kalimat: دَخَلَ الطَّالِبُ. (Siswa masuk.)

Sebagai Fi’il Muta’addi:

  • Memerlukan objek (biasanya berupa tempat).
  • Contoh kalimat: دَخَلَ الطَّالِبُ المَسْجِدَ. (Siswa masuk masjid.)

Variasi Bentuk Fi’il (Mudhari dan Amr)

Jenis Fi’ilKata DasarBentukContoh KalimatLiterasi
Fi’il Mudhariدَخَلَيَدْخُلُيَدْخُلُ الطَّالِبُ الفَصْلَYadkhulu aṭ-ṭālibu al-faṣla
Fi’il Amrدَخَلَاُدْخُلْاُدْخُلِ المَسْجِدَUdkhul al-masjida

Fi’il mabni lil-majhul (pasif) dari kata dasar دَخَلَ (masuk):


1. Fi’il Madhi (Lampau) dalam Bentuk Pasif

Dalam bentuk pasif, دَخَلَ berubah menjadi دُخِلَ untuk menunjukkan bahwa sesuatu telah dimasuki.

Contoh Kalimat:

  • دُخِلَ المَسْجِدُ. (Masjid telah dimasuki.)
    • Fi’il Mabni Lil-Majhul (Pasif): دُخِلَ (telah dimasuki)
    • Objek yang Dimasuki: المَسْجِدُ (masjid)

2. Fi’il Mudhari (Sedang/akan) dalam Bentuk Pasif

Dalam bentuk pasif, يَدْخُلُ (aktif) berubah menjadi يُدْخَلُ untuk menunjukkan bahwa sesuatu sedang atau akan dimasuki.

Contoh Kalimat:

  • يُدْخَلُ المَسْجِدُ. (Masjid sedang/akan dimasuki.)
    • Fi’il Mabni Lil-Majhul (Pasif): يُدْخَلُ (sedang/akan dimasuki)
    • Objek yang Dimasuki: المَسْجِدُ (masjid)

3. Isim Maf’ul (Partisip Pasif)

Isim maf’ul dari دَخَلَ adalah مَدْخُولٌ, yang berarti yang dimasuki.

Contoh Kalimat:

  • المَسْجِدُ مَدْخُولٌ. (Masjid [adalah tempat] yang dimasuki.)
    • Isim Maf’ul: مَدْخُولٌ (yang dimasuki)
    • Subyek: المَسْجِدُ (masjid)

Tabel Fi’il Pasif (Mabni Lil-Majhul) untuk Kata Dasar دَخَلَ

Jenis Fi’ilBentuk PasifContoh KalimatLiterasi
Fi’il Madhi (Lampau)دُخِلَدُخِلَ البَيْتُ.Dukhila al-baytu (Rumah telah dimasuki.)
Fi’il Mudhari (Sedang/Akan)يُدْخَلُيُدْخَلُ البَيْتُ.Yudkhalu al-baytu (Rumah sedang/akan dimasuki.)
Isim Maf’ulمَدْخُولٌالبَيْتُ مَدْخُولٌ.Al-baytu madkhūlun (Rumah adalah yang dimasuki.)

Ringkasan Perubahan Fi’il

  1. Bentuk Pasif Madhi (Lampau):
    • Aktif: دَخَلَ (aaa) → Pasif: دُخِلَ (uia)
    • Perubahan: Harokat huruf pertama menjadi dhammah (ُ) dan huruf kedua menjadi kasrah (ِ).
  2. Bentuk Pasif Mudhari (Sedang/Akan):
    • Aktif: يَدْخُلُ (prefix ya) → Pasif: يُدْخَلُ (prefix yu)
    • Perubahan: Huruf pertama mudhari’ menjadi dhammah (ُ) dan huruf terakhir menjadi fathah (َ).
  3. Isim Maf’ul (Yang Dimasuki):
    • Pola: مَفْعُولٌمَدْخُولٌ.

Aplikasi Cetak Foto ACeF

ACEF merupakan aplikasi yang langsung menata file dengan pilihan ukuran 2×3, 3×4, 4×6 tanpa perlu software editor.

ACEF – Aplikasi Cetak Foto

Feature:

  • Cetak foto ukuran 2×3, 3×4, 4×6, 1R, 2R, 3R, 4R, 5R, 6R, 8R dan 8R+
  • Cetak per-baris, sehingga hemat kertas
  • Tersedia ukuran kertas Kuarto dan ukuran kertas foto 4R
  • Tata letak otomatis, menggunakan kertas sehemat mungkin
  • Dapat langsung dicetak atau disimpan dalam bentuk file
  • Mampu mengubah menjadi foto hitam-putih dengan perbandingan warna yang proposiona
  • Ukuran kertas dapat diatur sesuai keinginan
  • Fitur pengaturan contrast dan brightness
  • Printer dan jenis kertas dapat dipilih
  • Menyediakan pilihan borderless untuk cetak foto yang lebih banyak dalam 1 kertas
  • Jarak spasi antar foto dapat diperdekat dengan pilihan “perdekat jarak”
  • Menyesuaikan ukuran foto yang tidak proposional
  • Gambar foto diambil tengah dan dipotong kiri kanan jika tidak proposional
  • Memperbaiki terpotongnya cetak foto 4×6 di kertas foto 4R
  • Memperbaiki terpotongnya cetak foto 3×4 di kertas foto 4R
  • Ukuran 4R dan 8R telah diperbaiki

Petunjuk Penggunaan: http://stufimedia.com/software/acef/bantuan/

Kebutuhan:

  • Microsoft Windows XP/Vista/7/8/8.1/10
  • Jika komputer anda Windows XP SP1 atau SP2, memerlukan file DotNet 3.5 yang bisa diunduh di: Website SourceForge
  • Jika menggunakan linux, gunakanlah emulator wine dan install juga DotNet 3.5
  • Jika mengunakan Windows 8/8.1/10 aktifkan DotNet 3.5  melalui  Control Panel; Programs; Turn Windows features on or off; Pilih .NET Framework 3.5 (include .NET 2.0 and 3.0) atau ikuti petunjuk di https://support.microsoft.com/en-us/kb/2785188

Download file ACEFVersi 2.3 Beta: disini

Download ACEF 2

I2S Microphone ESP32

Standart I2S (INMP441):

i2s_port_t m_i2sPort = I2S_NUM_0;

// i2s config for reading from left channel of I2S

i2s_config_t i2sMemsConfigLeftChannel = {

    .mode = (i2s_mode_t)(I2S_MODE_MASTER | I2S_MODE_RX),

    .sample_rate = 16000,

    .bits_per_sample = I2S_BITS_PER_SAMPLE_32BIT,

    .channel_format = I2S_CHANNEL_FMT_ONLY_LEFT,

    .communication_format = i2s_comm_format_t(I2S_COMM_FORMAT_I2S),

    .intr_alloc_flags = ESP_INTR_FLAG_LEVEL1,

    .dma_buf_count = 4,

    .dma_buf_len = 1024,

    .use_apll = false,

    .tx_desc_auto_clear = false,

    .fixed_mclk = 0};

MSB justified + Falling edge data sampling (SPH0645):

Fix 1:

//Set to Left MSB justified

.communication_format = I2S_COMM_FORMAT_I2S | I2S_COMM_FORMAT_I2S_MSB,

For idf >=5

Change I2S_STD_PHILIP_SLOT_DEFAULT_CONFIG to I2S_STD_MSB_SLOT_DEFAULT_CONFIG

//or modify register by:

REG_SET_BIT(I2S_CONF_REG(m_i2sPort), I2S_RX_MSB_SHIFT);

Fix 2:

//Set to delay sampling time at falling edge(neg edge)

REG_SET_BIT(I2S_TIMING_REG(m_i2sPort), BIT(9)); // [9:8] –> I2S_RX_SD_IN_DELAY  

/*

The I2S_RX_SD_IN_DELAY parameter is used to configure the delay mode of the I2S (Inter-IC Sound) RX SD input signal. The delay mode of I2S Rx SD input signal. 0: bypass. 1: delay by pos edge. 2: delay by neg edge. 3: not used

*/

Yawma va Yawmu (يَوْمَ vs يَوْمٌ)

Dalam bahasa Arab, “yawma” dan “yawmu” merupakan variasi dari kata “yawm,” yang berarti “hari.” Perbedaan di antara keduanya terletak pada penggunaan tata bahasanya:

Yawma (يَوْمَ) digunakan dalam kasus akusatif, yang sering kali menunjukkan objek kata kerja atau preposisi.

Yawmu (يَوْمُ) digunakan dalam kasus nominatif, yang biasanya menunjukkan subjek kalimat.

Misalnya:

Yawma al-Din (يَوْمَ الْقِيَامَةِ) berarti “Hari kiamat” dalam kasus akusatif atau menunjukkan objek.
Contoh: (يَصْلَوْنَهَا يَوْمَ ٱلدِّينِ) Masuk ke dalam (nya) (di) Hari kiamat.
Yawmu al-Din (يَوْمُ الدِّينِ) berarti “Hari Kiamat” dalam bentuk nominatif atau menunjukkan subjek.
Contoh: (مَا يَوْمُ ٱلدِّينِ) Apakah (yang dimaksud dengan) Hari kiamat

Gabung semua file TS dalam 1 folder menjadi 1 file Video

Gabungkan semua file ts ke dalam 1 file dengan ffmpeg

@echo off
setlocal


REM Define the directory to search for .ts files
set "directory=."

REM Define the output file
set "inputfile=sorted_ts_files.txt"

REM List all .ts files, sort them, and output to the text file
dir /b "%directory%\*.ts" | sort > "%inputfile%"

REM Notify the user
echo Sorted list of .ts files has been saved to %inputfile%


REM Define the input and output files
set "inputfile=sorted_ts_files.txt"
set "concatfile=concat_list.txt"
set "outputfile=output.ts"

REM Check if the input file exists
if not exist "%inputfile%" (
    echo Input file %inputfile% does not exist.
    exit /b 1
)

REM Create the concat file for ffmpeg
echo Creating concat file for ffmpeg...
> "%concatfile%" (
    for /f "usebackq delims=" %%a in ("%inputfile%") do echo file '%%a'
)

REM Join the video files using ffmpeg
echo Joining video files...
ffmpeg -f concat -safe 0 -i "%concatfile%" -c copy "%outputfile%"

REM Cleanup
del "%concatfile%"
del "%inputfile%"
echo Done. The output file is %outputfile%.

endlocal

Scraping DDG dengan python

from duckduckgo_search import DDGS
from pathlib import Path
from fastprogress.fastprogress import progress_bar
import requests
import uuid
from PIL import Image as PImage

root = Path().cwd()/"jilbabcantik"  #isikan nama folder
keywords = 'jilbab cantik'          #isikan kata kunci
max_results=20

links=[]
with DDGS(proxies="socks5://localhost:9150", timeout=20) as ddgs:
    ddgs_images_gen = ddgs.images(
      keywords,
      safesearch="off",
    )
    for r in ddgs_images_gen:    
        #print(r["image"])
        links.append(r["image"])
        if len(links) >= max_results:
            break


if(len(links) == 0):
    print("Tidak ada yang bisa diunduh!");

uuid_names=True
path = Path(root)
path.mkdir(parents=True, exist_ok=True)

print("Mengunduh hasil ke dalam", path)
pbar = progress_bar(links)
pbar.comment = 'Gambar yang diunduh'

i = 1
mk_uniq = lambda : '_' + str(uuid.uuid4())[:8] if uuid_names else ''
mk_fp = lambda x: path/(str(x).zfill(3) + mk_uniq() + ".jpg")
is_file = lambda x: len(list(path.glob(str(x).zfill(3) + '*.jpg'))) > 0

while is_file(i): i += 1 

results = []

for link in pbar:
      try:
        resp = requests.get(link)
        fp = mk_fp(i)
        fp.write_bytes(resp.content)

        try:
          img = PImage.open(fp)
          img.verify()
          img.close()
          results.append(Path(fp))
        except Exception as e:
          print(e)
          print(fp, " tidak valid")
          fp.unlink()
      except Exception as e:
         print(e)
         print("Terjadi pengecualian saat mengambil ", link)

      i += 1


Layout PCB dengan Laser Engraving dan Eagle

PAstikan cek DRC dengan jarak minimal (track distance) 0.2mm. Aktifkan layer TOP atau Bottom sesuai yang diinginkan. Jika ingin mencetak layer bottom, klik Ikon Flip Board terlebih dahulu, agar tampilan bawah sebagaimana mestinya, atau tidak terbalik.

Misalnya pilih layer Top. Cukup aktifkan Top, Pads dan Vias.

Pilih Menu File dan Pilih Export Image

File -> Export -> Image
Pastikan Monochrome dicentang, Resolusi 1000, lalu klik tombol Browse

Berikan nama file yang diinginkan dalam bentuk png. File PNG menyimpan informasi resolusi file, namun tidak dengan JPG.

Isikan Nama Filenya. Lalu Klik Save dan OK.

Buka file PNG dengan Gimp atau photo editor lainnya. Pastikan jalur berwarna putih dan yang akan dihilangkan berwarna hitam

Pastikan jalur berwarna putih. Jika jalur masih berwarna hitam, maka lakuan invert.
(Cara invert PhotoShop: Ctrl+Shift+I, Gimp: Menu Color -> Invert)

Pilih semua warna putih, select by color, lalu pilih growth selection 0.2mm dan tekan tombol delete untuk menghapus hasil seleksi. Ini diginakan karena laser memiliki dot 0,2mm.

Hasilnya, jalur menjadi tambah lebar

Simpan file!

Buat New Layout dengan ukuran sesuai gambar di PNG, lihat width dan heightnya. Selanjutnya buka file PNG dan pastikan ukuran sesui dengan file PNG.

Pastikan ukuran sesuai dengan PNG dan Eaglenya

Lalukan Engraving dengan kecepatan 300 mm/s s.d 400 mm/s

Stencil PCB mika dengan Laser CNC

Buka Eagle dan buat gerbernya

Buka gerber GTP (Layer solder paste di FlatCam)

Pilih Tools -> Invert Gerber Tool

Buat Isolation Routing dan set tool menjadi 0.4 mm atau 0.5 mm jenis C1

Hasil:

Klk kanan geometry lalu pilik save menjadi .dxf

Buka file di InkScape / CorelDraw

Buat agar halaman menjadi seukuran gambar. InkScape (Ctrl+Shift+R), Corel: ?

Hapus garis tepi

Ubah warna line menjadi merah agar digunakan sebagai garis cut, dengan line strokenya 0.2mm

InkScape: Simpan ke file LaserDraw lalu buka di LaserDraw. Lalu buka icon menu Engraving Manager
CorelDraw: Buka icon menu Engraving Manager

Menggunakan Laser CNC buatan China

1. Pasang LaserDraw bawaan mesin

Download LaserDraw: http://www.3wcad.com/download/LaserDRW%202013.02.rar

2.a Jika pakai CorelDraw: Pasang CorelLaser

Download CorelDraw: –
Download CorelLaser: http://www.3wcad.com/download/CorelLASER%202013.02.rar

Setelah pasang keduanya, buka CorelLaser. corel laser akan otomatis membuka CorelDraw dan pastikan muncul icon berikut di bagian pojok kanan atas CorelDraw

Jika tidak muncul icon-icon tersebut, berarti psang CorelLasernya Gagal, atau CorelDrawnya tidak didukung.

2.b Jika pakai InkScape: Pasang extensinya

Download Inkscape: https://inkscape.org/download
Download Ektensi: https://www.scorchworks.com/LaserDRW_extension/laserdrw_extension.html

Cara pasang ektensi:
Ekstrak file lalu taru di folder yang ditunjukkan di menu “Edit” – “Preferences” – “System”: “User extensions”

Jika pemasangan ektensi berhasil, maka buka InkScape dan pilih File -> Save As… (Ctrl+Shift+S) Jika di bagian pilihan Save as type ada pilihan LaserDraw (.lyz)

3. Seting mesin

Klik icon setting berikut: (pada CorelLaser atau LaserDraw)

Lalu setting seperti berikut (ini untuk mesin laser 40 x 60 cm, untuk ukuran lain sesuaikan petunjuk datasheet)

Kadang CH341A tidak terdeteksi, atau error di windows 11. Pasang ulang LaserDraw, maka driver akan terupdate dengan sendirinya.

4. Membuka file desain

Cukup buka file (.cdr) lewat CorelLaser atau CorelDraw. Pastikan satuan dalam ukuran milimeter (mm)

4.a. Jika menggunakan InksSpace, berikut cara membuka File CorelDraw (.cdr) di InkScape

Cukup buka file .cdr dengan InkScape, namun ukuran biasanya berubah. Maka, setelah file dibuka, buka XML-Editor lewat menu Edit (atau Ctrl+Shift+X). File cdr biasanya disimpan dalam satuan px, jadi ubahlah menjadi pt.

Biasanya kita di CorelDraw menggunakan satuan mm, maka pilih gambar dan ubah ukuran dengan bulatkan ke mm terdekat.

Ringkas ukuran halaman lewat menu File –> Document Properties (atau Ctrl+Shift+R). Ubah ukuran sesuai dengan mm terdekat.

4.b Jika filenya dalam format EPS, membuka File Encapsulated PostScript (.eps)

Untuk membuka file .eps, perlu pasang ghostScript. Cek sumber: How to Open and Edit an EPS File in Inkscape – Better Tech Tips

5. Pilih path (jalur) Engraving atau Cutting

Untuk dipotong, pilih path atau object yang dipotong, lalu pilih Fill -> None, Stroke -> Flat Color gunakan warna Merah, Style -> Line, width <=0,2mm. Jika lebih dari 0,2mm maka akan dipotong 2 kali atau double cut.

Untuk digurat (engraving), pilih path atau object yang diukir, lalu pilih Fill -> None, Stroke -> Flat Color gunakan warna Biru, Style -> Line, width <=0,2mm. Jika lebih dari 0,2mm maka akan digurat 2 kali atau double cut. Jika ingin mengukir dalam betuk blok, isi object, pilih Fill -> Flatt dan gunakan warna biru.

5.a. Jika menggunakan CorelLaser (CorelDraw) cukup klik icon

Maka akan otomatis membuka LaserDraw dan masuk ke Engraving Manager

5.b. Jika menggunakan InkSpace

Simpan ke format LaserDraw (.zip) agar file tersimpan dalam bentuk .svg dan .lyz nya. Jika belum ada, pasang extensinya dulu!

Ekstrak file zip hasil penyimpanan, maka akan berisi 5 file.

File berformat .lyz dan file design dalam format .svg untuk dapat diedit lagi

Lalu buka file LYZ dengan LaserDRW, dan klik ikon

6. Setting Engraving Manager

Setelah Engraving manager terbuka maka perlu ditentukan beberapa parameter berikut:

Isikan Common parameter, di bagian Refer: menjadi TopRight. Hilangkan centang donotback.

Gerakkan cursor titik awal pojok kanan atas laser dengan mouse, atau isikan nilai Refer-X, misalnya jadi 10, refer-Y jadi 10. Jika kepala laser bergerak, maka mesin siap digunakan. Jika kepala laser tidak bergerak maka pastikan Doggle USB terpasang dan cabut pasang ulang USBnya.

Pilih bagian Style:
Engraving –> untuk mengukir
Cutting –> untuk memotong

Pilih bagian Speed:
Untuk Engraving –> 100 mm/s s.d 450 mm/s
Untuk Cutting –> 20 mm/s s.d 1 mm/s

Untuk pemotongan Akrilik (Laser 36Watt):
Style: Cutting
Speed:
-> 8mm/s (tebal 3mm)
-> 10mm/s (tebal 2mm)
-> 20mm/s (mika, 0,1mm)

Untuk membuat jalur PCB, pastikan dulu lapisan PCB di-cat/pilox:
1. Style: Engraving PCB, PCB di-Pilox, tool 0.2mm, laser 36Watt, Speed: 300mm/s
2. Style: Cutting stencil, mika, tool 0.4mm, laser 36Watt, Speed: 20mm/s

7. Letakkan media yang akan dipotong atau diukir, lalu klik tombol Starting